GEMPA BUMI – apakah kalian siap menghadapi nya???

berdasarkan data USGS pusat gempa berasal dari region pulau Jawa tepatnya 125km dari Tasikmalaya, 62.8 km dari permukaan air laut. Besarnya gempa adalah 7.4 Skala Richter.

Magnitude
7.4
Date-Time
Wednesday, September 02, 2009 at 07:55:02 UTC
Time of Earthquake in other Time Zones
Wednesday, September 02, 2009 at 02:55:02 PM at epicenter
Location
7.837°S, 107.263°E
Depth
62.8 km (39.0 miles)
Region
JAVA, INDONESIA
Distances
105 km (65 miles) SSW of Bandung, Java, Indonesia
110 km (70 miles) SSE of Sukabumi, Java, Indonesia
125 km (75 miles) WSW of Tasikmalaya, Java, Indonesia
195 km (120 miles) SSE of JAKARTA, Java, Indonesia
Uncertainty
horizontal +/- 10.3 km (6.4 miles); depth +/- 18.1 km (11.2 miles)
Parameters
NST= 49, Nph= 49, Dmin=359.7 km, Rmss=1.18 sec, Gp= 68°,
M-type=teleseismic moment magnitude (Mw), Version=7
Source
USGS NEIC (WDCS-D)
Event ID
us2009lbat
AFTERSHOCK/GEMPA SUSULAN
4.9 magnitude, on September 2, 2009, at 16:28 local time

pada pusat gempa, intensitas nya 7.4. sampai jakarta terasa kira kira 4.5 . peta penyebaran intensitas gempa bisa dilihat di bawah ini :

Apa itu Gempa ?
Gempa bumi adalah getaran yang terjadi permukaan bumi. Gempa bumi biasa disebabkan oleh pergerakan kerak bumi (lempeng bumi). Kata gempa bumi juga digunakan untuk menunjukkan daerah asal terjadinya kejadian gempa bumi tersebut. Bumi kita walaupun padat, selalu bergerak, dan gempa bumi terjadi apabila tekanan yang terjadi karena pergerakan itu sudah terlalu besar untuk dapat ditahan.

kita sebenarnya berdiri di atas potongan potongan lapisan kerak bumi yang saling bergerak saru sama lain. pada satu sisi nya, ketika 2 lempeng bergerak berlawanan arah, potongan potongan lempeng tersebut bertumbukan.

suatu ketika sebagian dari bagian yang bergesekan akan mengunci. energi yang terkumpul seperti membengkokkan penggaris besi. nah kebayang kan kalo dilepas penggarisnya? sekarang coba bayangkan kalau yang dibengkokkan adalah lapisan kerak bumi yang tebalnya puluhan kilometer sepanjang ribuan kilometer. nah lo….

nahh… gempa bumi terjadi pada bidang gesek 2 lempeng tersebut

kalau kita lihat lebih dekat pada bidang gesekan tersebut, sebenarnya ada banyak patahan patahan akibat gaya tekanan dari 2 lempeng tersebut yang berlawanan arah

ilustrasi lengkapnya seperti ini


Tsunami
ini dia yang selalu bikin orang terutama yang di pantai panik.
gempa bumi tidak selalu menghasilkan tsunami. hanya gempa bumi yang memnyebabkan perubahan/pergerakan dasar laut secara vertikal yang dapat mengakibatkan gempa bumi. jadi kalo pergeseran nya ke samping atau hanya kecil kecilan sih ga usah panik. intinya kalau air laut surut berarti akan terjadi tsunami.


ini ilustrasi 3D nya

Mengukur Gempa (Measuring Earthquakes)

Maka berdasarkan pendekatannya, skala pengukuran gempa dapat dibagi menjadi dua, yaitu 1) magnitudo (magnitude) yang merupakan skala kuantitatif, dan 2) intensitas (intensity) yang merupakan skala kualitatif.

1. Magnitudo
Magnitudo gempa mengukur gempa berdasarkan energi yang dilepaskan dari sumber gempa. Ada bermacam-macam jenis magnitudo gempa, diantaranya adalah:
1. Magnitudo lokal ML (local magnitude)
2. Magnitudo gelombang badan MB (body-wave magnitude)
3. Magnitudo gelombang permukaan MS (surface-wave magnitude)
4. Magnitudo momen MW (moment magnitude)
5. Magnitudo gabungan M (unified magnitude)

Namun yang paling populer adalah magnitudo lokal ML yang tak lain adalah Magnitudo Skala Richter (SR). Richter mengukur magnitudo gempa berdasarkan nilai amplitudo maksimum gerakan tanah (gelombang) pada jarak 100 km dari episenter gempa.

Magnitudo 5 SR sudah termasuk besar, magnitudo 6 SR mengakibatkan kerusakan yang sangat parah. Meskipun nilai dalam SR tidak memiliki batas maksimum, para ahli seismologi menyatakan bahwa lempeng bumi ini tidak memiliki cukup simpanan energi untuk menghasilkan magnitudo gempa sebesar 10 SR. Diperkirakan bahwa magnitudo sebesar 12 SR akan melepasakan energi yang cukup untuk membuat bumi kita ini terbelah dua! Wow…. dahsyat ya..!!!
2. Intensitas
Dulu, sebelum manusia mampu mengukur magnitudo gempa, besarnya gempa hanya dinyatakan berdasarkan efek yang diberikan terhadap manusia, alam, struktur bangunan buatan manusia, dan reaksi hewan.

Karena sifatnya yang kualitatif, skala intensitas sangat subjektif dan sangat tergantung pada kondisi lokasi dimana gempa terjadi. Gempa dengan magnitudo yang sama, namun terjadi di dua tempat yang berbeda mungkin akan memberikan nilai intensitas yang berbeda. Namun demikian antara skala magnitudo dan skala intensitas dapat dibuat kesetaraannya, seperti contoh perbandingan skala Richter dan MMI di bawah ini.
seberapa besar sih energi yang dilepaskan ketika terjadi gempa bumi?
sebagai ilustrasi, gambar dibawah ini mungkin cukup untuk membuat bulu kuduk merinding

buset… kilo ton !!!

Zona Rawan Gempa
Tadi kan dijelasin kalo bumi itu bagian atas nya berupa lempeng lempeng kerak yang saling berberak satu sama lain. kalo diliat tuh seperti mozaik.
naahh…
gempa bumi itu umumnya terjadi pada batas lempeng tersebut

gambar berikut adalah titik titik pusat gempa bumi. kelihatan kan pola penyebaran gempa bumi nya? ga heran kenapa indonesia termasuk salah satu negara paling rawan gempa selain jepang.

sekarang coba kita lihat lebih spesifik daerah indonesia. jangan heran kalo hampir tiap hari ada gempa bumi ……
yaaa…. minimal yang kecil kecil. jadi ga terlalu kerasa kalo di jakarta.

nah kalau kita lihat gempa yang terjadi belakangan ini khusus nya yang sekitar waktu gempa tasikmalaya kemarin (2 september 2009)

ketika kita lihat penampang utara selatan (garis ungu) maka terlihat pola lempeng di indonesia khusus nya pulau jawa
Apa yang harus dilakukan ketika terjadi gempa
1. jangan panik

2. jangan panik

3. jangan panik

4. lindungi kepala dari benda yang mungkin menimpa. pakai helm kalau ada, atau lindungi dengan panci, map, atau apapun yang mengurangi cedera ketika tertimpa benda.

5. jika anda kurang dari 10 detik dari tempat terbuka, pergi ke tempat terbuka dan tetap waspada.

6. jika anda berada pada gedung tinggi, (kalau berada di lantai 2 dan berani loncat silahkan paling patah kaki minimal keseleo) cari perlindungan dari benda yang mungkin menimpa anda. sembunyi lah di bawah meja yang kokoh. meja meeting, meja resepsionis atau meja meja lain nya yang bisa melindungi anda dari ketimpa benda jatuh.

7. jangan sekali lagi jangan berebut menuruni tangga darurat. gempa besar dapat meruntuhkan gedung dalam waktu 10 detik. resiko nya adalah tangga yang dapat ambruk karena goncangan ditambah tidak mampu menahan beban orang yang berebut turun. selain itu kepanikan dapat mengakibatkan banyak orang jatuh secara berantai di tangga dan terinjak injak sampai mati. jadi korban lebih banyak karena kepanikan dan kecelakaan. bukan karena gempa itu sendiri.

8. jangan cepat termakan isu gempa susulan yang lebih besar. aftershock pada umum nya terjadi lebih kecil dari gempa utama.

9. berdoa.

================================================== =====

gempa skala 7-8 skala richter di selatan jawa akan terasa seperti gempa 4-5 skala richter di jakarta. kecil kemungkinan dapat merubuhkan gedung gedung. jadi jangan panik apalagi parno membayangkan gedung gedung tinggi yang rubuh seperti WTC.

kalau juragan jurangan melihat gambar gambar di atas, maka jangan heran kalau orang jepang (jika kebetulan satu gedung dengan mereka) tenang tenang saja menghadapi gempa kemarin. jepang dan indonesia adalah negara dengan iintensitas gempa paling banyak di dunia. hampir setiap hari atau bahkan hampir setiap jam terjadi gempa. hanya saja kebanyakan kecil sehingga tidak terasa oleh kita.

jadi kalau ada gempa lagi jangan panik yah…. karena pasti ada gempa lagi.

jangan , sekali lagi jangan termakan isu yang meramalkan terjadi nya gempa karena sampai sekarang tidak ada yang dapat meramalkan kapan gempa akan terjadi dengan pasti. yang ada hanya prediksi gempa berdasarkan potensi potensi nya di daerah tersebut. jadi hanya daerah regional nya saja yang iprediksi. bukan waktu pasti nya

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s